Jenis-jenis CP

Terdapat 5 jenis Cerebral Palsi (CP) yang biasa di dengar iaitu :

1. Cerebral Palsi (CP) Spastik iaitu ketegangan otot adalah pada tahap abnormal yang tinggi dan meningkat semasa menjalankan                 aktiviti. Otot dan sendi adalah ketat dan kaku serta pergerakan adalah terhad. CP Spastik merupakan jenis CP yang paling kerap di alami oleh individu CP iaitu sekitar 70%-80 %. CP Spastik juga terdiri daripada beberapa katogeri iaitu :

  •           Monoplegia – Pada Monoplegia hanya satu ekstremitas sahaja yang mengalami spastik. Umumnya, hal ini terjadi pada lengan / ekstremitas atas.
  •            Hemiplegia – Spastik yang melibatkan traktus kortikespinal unilateral yang biasanya menyerang ekstremitas atas / lengan @ menyerang lengan pada salah satu sisi tubuh.
  •             Diplegia – Spastik Diplegia @ uncomplicated diplegia pada prematuritas. Hal ini disebabkan oleh spastik yang menyerang traktus krotikespinal bilateral @ lengan pada kedua sisi tubuh sahaja manakala sistem-sistem lain adalah normal.
  •             Triplegia – Spastik pada triplegia menyerang pada 3 buah ekstremitas. Umumnya menyerang lengan pada kedua sisi tubuh dan salah satu kaki pada salah satu sisi tubuh.
  •             Quadriplegia – Spastik yang tidak hanya menyerang ekstremitas atas tetapi juga ekstremitas bawah dan juga terjadi keterbatasan (pancity) pada tungkai.

2.  Ataksia – CP ataksia ialah keadaan dimana melibatkan cerebral dan yang berhubung denganya. Pada CP jenis ini terjadi ketidaknormalan bentuk postur tubuh dan / atau disertai dengan ketidaknormalan gerakan. Otak mengalami kehilangan koordinasi muskular sehingga gerakan-gerakan yang dihasilkan mengalami kekuatan, irama dan akurasi yang tidaknormal.

3. Athetosis / Koreothetosis – keadaan CP jenis ini melibatkan sistem ekstrapiramidal. kerakteristik yang ditampakkan adalah gerakan-gerakan yang involunter dengan ayunan yang melebar. Athetosis terbahagi menjadi :

  •  Distonik iaitu kondisi ini sangat jarang sehingga penderita yang mengalami distonik dapat mengalami misdiagnosis. Gerakan distonia tidak seperti kondisi yang ditunjukkan oleh distonia lain. Umumnya, distonia ini menyerang otot kaki dan lengan sebelah proximal. Gerakan yang dihasilkan lambat dan berulang-ulang terutama pada leher dan kepala.
  •  Diskinestik ialah didominasi oleh ketidaknormalan bentuk @ gerakan-gerakan involunter, tidak terkontrol, berulang-ulang & kadanag kala melakukan gerakan stereotype

4. Atonik – Penderita CP jenis  Atonik  mengalami hipotonisitas dan kelemahan pada kaki. Walaupun mengalami hipotonik, namun lengan penderita ini dapat menghasilkan gerakan yang mendekati kekuatan koordinasi normal

5. Campuran – CP campuran menunjukkan manifestasi spastik dan ektrapimidal, kebiasaannya CP jenis campuran akan wujudnya komponen CP Ataksia.

 

Bahagian tubuh yang terlibat mengikut jenis

images

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: